
Warta Sumbawa | Sumbawa Barat – Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dari partai kebangkitan bangsa (PKB) Andi Laweng, SH., MH, menggelar Reses III Masa Sidang III Tahun 2026 di Desa Batu Putih, Kecamatan Taliwang. Kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan, penerangan jalan umum, fasilitas ibadah, tempat pemakaman umum (TPU), hingga bantuan bagi lembaga pendidikan.
Reses yang dihadiri pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat itu menjadi forum dialog antara masyarakat dengan wakil rakyat untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan yang akan diperjuangkan dalam pembahasan program pemerintah daerah.
Kepala Desa Batu Putih, Syahriluddin, mengatakan kegiatan reses merupakan kewajiban konstitusional anggota DPRD dalam menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya. “Reses merupakan hak sekaligus kewajiban anggota dewan untuk menyerap keinginan dan harapan masyarakat sebagaimana telah diatur dalam peraturan perundang-undangan,” ujarnya.
Ia mengingatkan masyarakat bahwa, tidak semua usulan dapat direalisasikan secara langsung karena harus melalui tahapan perencanaan, penganggaran, dan penyesuaian dengan skala prioritas pemerintah daerah.
“Semua usulan tentu membutuhkan proses. Karena itu, kami berharap masyarakat bersabar apabila ada harapan yang belum dapat diwujudkan dalam waktu dekat,” katanya.
Sementara itu, Andi Laweng menjelaskan bahwa, reses merupakan ruang silaturahmi sekaligus sarana komunikasi antara masyarakat dengan wakilnya di DPRD.

Ia mengucapkan terima kasih atas antusiasme masyarakat Desa Batu Putih yang hadir dan aktif menyampaikan berbagai masukan, usulan, maupun kritik yang dinilai penting untuk pembangunan daerah.
“Saya berharap masyarakat terus memberikan usulan, masukan, dan kritik yang konstruktif sebagai bahan bagi kami untuk memperjuangkan pembangunan di Kabupaten Sumbawa Barat,” ujarnya.
Menurut Andi, dari berbagai aspirasi yang dihimpun melalui kegiatan reses sebelumnya, sebagian telah berhasil direalisasikan, sementara sisanya akan terus diperjuangkan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.
“Dari sekian banyak hasil reses, ada yang sudah terealisasi dan ada yang belum. Insya Allah, program-program yang telah dijanjikan akan kita realisasikan secara bertahap,” tegasnya.
Ia menjelaskan, reses dilaksanakan sebanyak tiga kali dalam satu tahun sebagai agenda resmi DPRD untuk menghimpun aspirasi masyarakat yang nantinya akan diperjuangkan melalui pemerintah daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Andi juga mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan masyarakat Jorok Tiram, Desa Batu Putih, yang menurutnya memiliki sejarah penting dalam perjalanan politiknya.
“Jorok Tiram memiliki sejarah bagi saya. Wilayah ini menjadi salah satu penyumbang suara yang cukup signifikan saat saya pertama kali mencalonkan diri sebagai anggota DPRD. Di sini juga banyak keluarga dan basis pendukung saya. Insya Allah, seluruh usulan dan harapan masyarakat akan terus saya perjuangkan secara bertahap,” ungkapnya.
Dalam dialog bersama warga, sejumlah aspirasi mengemuka, di antaranya peningkatan akses jalan, pembangunan pagar keliling masjid, penataan Tempat Pemakaman Umum (TPU), bantuan bagi lembaga pendidikan, serta perbaikan lampu penerangan jalan yang dinilai penting untuk meningkatkan keamanan lingkungan dan mengurangi potensi tindak kriminal pada malam hari.
Melalui kegiatan reses tersebut, DPRD Kabupaten Sumbawa Barat berharap komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat terus terjalin dengan baik, sehingga setiap program pembangunan yang direncanakan benar-benar berangkat dari kebutuhan riil masyarakat serta mampu memberikan manfaat yang luas bagi warga. (WS.01)





