
Warta Sumbawa, Sumbawa Barat – Polemik terkait ijazah salah satu anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), saudari R, akhirnya mendapat klarifikasi resmi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa dan PKBM Bina Bersama.
Melalui proses verifikasi dan validasi yang dilakukan, Dikbud memastikan bahwa ijazah yang bersangkutan dinyatakan asli dan sah secara hukum.
Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF), Fathul Yamin, S.Pd, menyampaikan bahwa pihaknya telah menelusuri seluruh dokumen yang berkaitan dengan ijazah tersebut sejak isu ini mencuat ke publik.
“Hasil verifikasi menunjukkan bahwa ijazah ini valid, asli, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya, Sabtu, (28/3/2026).
Ia menerangkan bahwa ijazah tersebut diterbitkan oleh PKBM Bina Bersama, sebuah lembaga pendidikan nonformal yang telah memiliki izin resmi sejak tahun 2010 dan rutin melakukan perpanjangan operasional.
Penegasan serupa disampaikan Kasi Kurikulum PAUD PNF, Imam Yahyudin, SH, yang menjelaskan bahwa data peserta didik, termasuk saudari R, tetap tercatat dalam sistem Dapodik meskipun saat ini tidak dapat diakses secara langsung.
Ia juga mengungkapkan bahwa berbagai dokumen pendukung telah dikumpulkan dan diserahkan, seperti DNT, daftar hadir, berita acara kelulusan, hingga dokumentasi kegiatan ujian.
“Semua proses berjalan profesional tanpa adanya tekanan dari pihak manapun,” katanya.
Berdasarkan data yang dihimpun, saudari R tercatat sebagai peserta didik sejak tahun 2015 dan mengikuti ujian pada tahun 2018 bersama 20 peserta lainnya, dengan total 14 peserta dinyatakan lulus.
Kepala PKBM Bina Bersama, Mastar Hamid, S.Sos, menegaskan bahwa lembaganya memiliki legalitas yang jelas dan telah diakui pemerintah.
“Izin operasional kami sudah tiga kali diperpanjang dan seluruh dokumen sah,” ujarnya.
Ia berharap klarifikasi ini dapat meredam polemik yang berkembang di tengah masyarakat.
“Saya berharap masyarakat mendapatkan kejelasan bahwa saudari R memang benar menempuh pendidikan dan lulus dari PKBM kami,” katanya.
Kesaksian turut disampaikan oleh Rusmiati, rekan seangkatan saudari R, yang mengaku mengikuti seluruh proses pendidikan bersama hingga dinyatakan lulus.
“Kami mengikuti semua tahapan bersama, dan saudari R lulus bersama kami,” tutupnya. (WS.01)





