Reses di Kemuning, H. Basuki AR Serap Aspirasi Warga: Perbaikan Jalan Maluk–Sekongkang hingga Prioritas Tenaga Kerja Lokal

Warta Sumbawa | Sumbawa Barat – Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar), H. Basuki AR, menggelar Reses III Masa Sidang III Tahun 2026 di Dusun Kemang Kuning, Desa Kemuning, Kecamatan Sekongkang. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi strategis, mulai dari percepatan perbaikan ruas Jalan Maluk–Sekongkang, penataan bahu jalan, kesempatan kerja bagi masyarakat lokal di sektor pertambangan, hingga pengawasan distribusi gas LPG 3 kilogram.

Reses yang dihadiri pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat itu menjadi wadah dialog antara masyarakat dengan wakil rakyat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan yang diharapkan dapat diperjuangkan dalam pembahasan bersama pemerintah daerah.

Salah seorang warga Desa Kemuning, Agus, mengatakan reses merupakan momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada anggota DPRD.

“Reses merupakan hak sekaligus kewajiban anggota dewan untuk menyerap keinginan dan harapan masyarakat sebagaimana telah diatur dalam peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Agus menyoroti persoalan rekrutmen tenaga kerja di sektor pertambangan. Ia berharap sistem rekrutmen satu pintu benar-benar memberikan kesempatan yang lebih besar kepada masyarakat lokal untuk bekerja.

“Kami berharap masyarakat lokal lebih diprioritaskan. Saat ini masih banyak tenaga kerja dari luar daerah yang bekerja di tambang,” ungkapnya.

Selain persoalan tenaga kerja, warga juga mengusulkan percepatan perbaikan ruas Jalan Maluk–Sekongkang yang menjadi jalur vital masyarakat, termasuk perambasan bahu jalan yang dinilai mengganggu keselamatan pengguna jalan.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, H. Basuki AR menegaskan bahwa, reses merupakan sarana silaturahmi sekaligus ruang komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat untuk menyerap berbagai kebutuhan yang akan diperjuangkan melalui DPRD.

“Saya mengucapkan terima kasih atas antusiasme masyarakat Desa Kemuning yang hadir dan aktif menyampaikan berbagai usulan, masukan, maupun kritik yang konstruktif. Semua aspirasi ini akan menjadi bahan perjuangan kami di DPRD,” katanya.

Basuki menjelaskan, reses dilaksanakan sebanyak tiga kali dalam setahun sebagai agenda resmi DPRD untuk menghimpun aspirasi masyarakat di daerah pemilihan.

Dalam dialog tersebut, sejumlah usulan yang menjadi perhatian masyarakat meliputi peningkatan akses jalan, perbaikan ruas Jalan Maluk–Sekongkang, pembersihan dan perambasan bahu jalan, bantuan pembangunan fasilitas ibadah, dukungan bagi lembaga pendidikan, hingga pengawasan distribusi LPG 3 kilogram.

Warga juga meminta pemerintah dan instansi terkait menindak agen maupun pangkalan yang diduga memainkan harga serta distribusi LPG bersubsidi sehingga menyulitkan masyarakat memperoleh gas sesuai harga yang ditetapkan.

Menutup kegiatan reses, H. Basuki berharap komunikasi antara masyarakat dan DPRD terus terjalin dengan baik agar setiap kebijakan pembangunan benar-benar berangkat dari kebutuhan riil masyarakat.

“Seluruh aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami perjuangkan sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku. Harapan kami, pembangunan di Kabupaten Sumbawa Barat benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat yang luas,” pungkasnya. (WS.01)