Warta Sumbawa, Sumbawa Barat – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumbawa Barat memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pendidikan melalui asistensi Program IKAN (Integrasi Kurikulum Anti Narkoba) di SMAN 2 Taliwang, Jumat, (25/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 10.00 WITA tersebut dilaksanakan oleh Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNK Sumbawa Barat sebagai bagian dari pelaksanaan Program IKAN yang diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran di sekolah.
Kepala BNNK Sumbawa Barat yang diwakili Penyuluh Narkoba sekaligus Ketua Tim P2M, Ardiansyah, SE., MM., hadir sebagai guru tamu dalam kegiatan tersebut. Ia memberikan materi KSP Integrasi Kurikulum Anti Narkoba kepada peserta didik kelas XI dan X4 SMAN 2 Taliwang.
Ia menjelaskan, program IKAN dilaksanakan dengan menyesuaikan jam pelajaran pada muatan lokal, dengan alokasi waktu pembelajaran selama 2 x 45 menit. Pendekatan tersebut diharapkan membuat edukasi mengenai bahaya narkotika menjadi bagian dari proses pembelajaran di sekolah.
Melalui kegiatan asistensi tersebut, peserta didik diberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba sekaligus didorong untuk membangun sikap dan perilaku positif.
Ia berharap integrasi materi antinarkoba dalam pembelajaran dapat menjadi bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, khususnya di lingkungan pendidikan. Kegiatan yang dilaksanakan di SMAN 2 Taliwang tersebut berjalan tertib dan lancar. (WS.01)
