Hadiri Pelepasan Siswa Sekolah Inklusi Al Fath, Wabup Hanipah Tegaskan Kesetaraan Akses Pendidikan

Warta Sumbawa, Sumbawa Barat – Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh anak di Kabupaten Sumbawa Barat, tanpa membedakan status reguler maupun siswa inklusi. Ini disampaikan langsung saat menghadiri acara pelepasan murid Sekolah Inklusi Al Fath, Rabu, (17/06).

Pada tahun ajaran ini, sebanyak 29 siswa yang terdiri dari 20 siswa TK, 4 siswa SD, dan 5 siswa SMP dinyatakan lulus dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan wali murid menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah yang konsisten menyalurkan berbagai program bantuan pendidikan kepada siswa di sekolah inklusi secara setara dengan sekolah lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Wabup Hanipah menekankan pentingnya peran orang tua untuk terus mendampingi proses belajar anak di rumah dan memastikan mereka tumbuh di lingkungan yang berakhlak baik. Dalam hal ini, ia juga menginstruksikan wali murid agar segera memastikan kepemilikan Kartu Sumbawa Barat Maju, yang mana di dalam program tersebut terdapat layanan Maju Pendidikan guna mendukung seluruh siswa, termasuk siswa inklusi, dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya.

Program layanan Maju Pendidikan sendiri memberikan bantuan biaya masuk atau uang pangkal untuk meringankan beban orang tua dengan besaran:

• TK: Rp 300.000,-

• SD/MI: Rp 500.000,-

• SMP/MTs: Rp 750.000,-

• SMA/SMK/MA: Rp 1.000.000,-

• Perguruan Tinggi (Diploma/S1): Rp 2.000.000,-

Jika terdapat kendala teknis terkait penyaluran bantuan tersebut, orang tua disarankan untuk segera melakukan konsultasi langsung ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Atas terselenggaranya pendidikan inklusi yang berkualitas, Wabup Hanipah memberikan apresiasi kepada para guru atas dedikasi dan keikhlasan dalam membentuk karakter anak-anak menjadi pribadi yang ceria, gembira, dan bersemangat.

“Kalian adalah kebanggaan orang tua dan guru. Teruslah berjuang meraih cita-cita ke jenjang yang lebih tinggi,” pesan Wabup kepada anak-anak hebat Sekolah Al-fath.

Sebelumnya, pengelola Yayasan Al Fath, Faradilla, menekankan pentingnya perhatian bersama terhadap keberlangsungan pendidikan inklusi. Keberhasilan sekolah ini juga didukung oleh kolaborasi dengan TPQ Binnat Umat dan Yayasan Deamas Manurung. Kegiatan yang diakhiri dengan doa dan foto bersama ini turut dihadiri oleh Kepala Bidang di Dikbud, Ely Marliaty, S.Pd., M.M.Inov., serta wali murid yang ikut hadir. (WS.01)