Warta Sumbawa, Sumbawa Barat, 28 September 2026 — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sumbawa Barat turut berkontribusi dalam kegiatan pendidikan politik bagi pemilih perempuan yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sumbawa Barat.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Sekongkang, Senin, (28/9/2026), tersebut merupakan rangkaian pendidikan politik bagi pemilih perempuan yang akan dilaksanakan di delapan kecamatan se-Kabupaten Sumbawa Barat.
Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Sumbawa Barat diwakili oleh Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (HPPH), Nurhidayati Arifah, S.Pd., M.H., sebagai narasumber.
Nurhidayati menyampaikan materi bertajuk “Meningkatkan Partisipasi dan Kesadaran untuk Mewujudkan Demokrasi yang Berkualitas.”
Dalam materinya, Nurhidayati menekankan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam kehidupan demokrasi. Partisipasi perempuan tidak hanya diwujudkan melalui penggunaan hak pilih, tetapi juga melalui keterlibatan aktif dalam menjaga proses demokrasi agar berlangsung secara jujur, adil, transparan, dan berintegritas.
“Perempuan bukan hanya sebagai objek dalam demokrasi, tetapi juga memiliki peran penting sebagai subjek yang dapat berkontribusi dalam mengawal proses demokrasi,” ujar Nurhidayati dalam kegiatan tersebut.
Ia juga mengajak peserta untuk meningkatkan pemahaman mengenai hak dan kewajiban sebagai warga negara, menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab, serta ikut berpartisipasi dalam pengawasan pemilu melalui pengawasan partisipatif.
Menurutnya, kesadaran masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan demokrasi yang berkualitas. Masyarakat yang memiliki pengetahuan dan kepedulian terhadap proses demokrasi diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya pencegahan berbagai potensi pelanggaran pemilu.
Kegiatan pendidikan politik bagi pemilih perempuan ini selanjutnya akan dilaksanakan di delapan kecamatan di Kabupaten Sumbawa Barat. Pelaksanaan secara bertahap tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan politik sekaligus meningkatkan partisipasi dan kesadaran masyarakat, khususnya perempuan, dalam kehidupan demokrasi.
Ia terus mendorong penguatan pengawasan partisipatif dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Keterlibatan masyarakat secara aktif diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam mewujudkan demokrasi yang berkualitas di Kabupaten Sumbawa Barat. (WS.01)
