
Warta Sumbawa, Sumbawa Barat – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melalui Dinas Pertanian terus mematangkan pelaksanaan Program KSB Maju Luar Biasa bidang agribisnis peternakan sapi Bali. Sebanyak 1.218 ekor sapi disiapkan untuk didistribusikan kepada 18 kelompok plasma setelah seluruh fasilitas pendukung, seperti kandang kolektif, gudang pakan, pengelolaan limbah, sumur bor, dan menara air selesai dibangun.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertanian KSB Jamilatun melalui Kepala Bidang Peternakan Amiruddin di ruang kerjanya, Kamis, (4/6/2026).
Ia menjelaskan, program tersebut melibatkan 21 fasilitator yang mendampingi 18 kelompok plasma yang tersebar di delapan kecamatan kecuali Maluk. Seluruh kelompok dan fasilitator nantinya akan diberikan pemahaman teknis terkait pelaksanaan program yang terintegrasi dengan aplikasi KSB Maju Luar Biasa.
Melalui aplikasi tersebut, berbagai data terkait peternakan akan diinput secara berkala, mulai dari kesehatan hewan, perkembangan bobot badan, umur ternak hingga dokumen administrasi lainnya.
Menurut Amiruddin, saat ini program telah memasuki tahap penanaman rumput gajah sebagai sumber pakan dan pembangunan kandang kolektif. Penanaman rumput gajah telah dilakukan sejak satu bulan terakhir pada 13 titik yang tersebar di delapan kecamatan, kecuali Kecamatan Maluk.
Dari 18 kelompok plasma yang terlibat, sembilan kelompok menjalankan kegiatan pengembangan dan sembilan kelompok lainnya fokus pada penggemukan sapi.
Pemerintah daerah menyiapkan betina siap bunting 400 ekor sapi betina untuk kelompok pengembangan, pedet jantan 800 ekor sapi untuk penggemukan, jantan pemacek 18 ekor. Dengan demikian total bantuan ternak yang akan disalurkan mencapai 1.218 ekor sapi Bali.
Amir menegaskan, distribusi ternak akan dilakukan setelah seluruh sarana dan prasarana pendukung selesai dibangun. Pemerintah daerah menargetkan sapi-sapi tersebut mulai didatangkan pada Agustus 2026.
Sebagai upaya memastikan keberhasilan program, para fasilitator juga akan mendapatkan pelatihan khusus dari tenaga ahli Universitas Mataram mengenai teknik budidaya, manajemen pemeliharaan ternak, dan pendampingan kelompok peternak.
“Semoga Program KSB Maju Luar Biasa bidang agribisnis sapi Bali bisa sukses dan meningkatkan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (WS.01).





