Pemkab Sumbawa Barat Perkuat Pencegahan Radikalisme dan Terorisme di Kalangan Pelajar

Warta Sumbawa, Sumbawa Barat, 12 Agustus 2026 — Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pencegahan Anak Terpapar Radikalisme dan Terorisme di MTsN 1 Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, Rabu, (12/8/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut diikuti oleh 40 siswa-siswi MTsN 1 Taliwang, bersama jajaran sekolah dan guru pendamping. Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kewaspadaan dan ketahanan generasi muda terhadap potensi penyebaran paham radikalisme dan terorisme, khususnya di lingkungan pendidikan.

Kegiatan dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan, Ekonomi dan Pembangunan, H. Wahidin, S.Pd., MM, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Sumbawa Barat Saifullah, S.IP, Kepala Bidang Kewaspadaan dan Ketahanan Nasional Edy Rahmat Fahmi, SE., MM.Inov, serta Wakil Ketua I dan II DWP Unsur Pelaksana Bakesbangpol, Ny. Desiana Arie, S.Pd dan Ny. Henny Sasmitha, ST., MM.Inov.

Turut hadir narasumber dari Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa Barat Zainuddin, S.Ag., M.Pd, serta narasumber dari Satuan Tugas Wilayah NTB Densus 88 AT Polri Briptu Arif Sahid Amrullah.

Dalam penyampaian materi pertama, narasumber dari Satgaswil NTB Densus 88 AT Polri memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai “Mengenali dan Mencegah Dini Paparan Radikalisme pada Anak dan Remaja”. Materi tersebut membahas potensi paparan radikalisme dan terorisme yang dapat menyasar anak dan remaja, termasuk melalui lingkungan pergaulan dan media sosial.

Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya bersikap kritis terhadap informasi yang diterima, tidak mudah mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap konten maupun aktivitas yang mengarah pada paham radikalisme dan terorisme.

Sementara itu, materi kedua yang disampaikan oleh Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa Barat mengangkat tema “Penguatan Nilai Keagamaan yang Moderat dalam Melindungi Anak dari Radikalisme dan Terorisme”.

Dalam materi tersebut ditekankan pentingnya pemahaman keagamaan yang moderat, toleran dan seimbang. Para siswa diarahkan untuk mengamalkan nilai-nilai agama yang menjunjung tinggi toleransi, persaudaraan, persatuan, saling menghargai serta kecintaan terhadap tanah air.

Selain penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi. Para siswa diberikan ruang untuk menyampaikan pertanyaan dan berdialog secara langsung dengan narasumber mengenai berbagai persoalan yang berkaitan dengan pencegahan radikalisme dan terorisme di kalangan generasi muda.

Kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar. Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan memiliki pengetahuan dan kewaspadaan yang lebih baik dalam mengenali potensi paparan radikalisme, khususnya yang berkembang melalui media sosial maupun lingkungan pergaulan.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berharap kegiatan sosialisasi semacam ini dapat terus memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, lembaga pendidikan, guru, orang tua dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman serta membangun generasi muda yang memiliki karakter moderat, toleran, cinta tanah air dan menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa. (ADV.WS.01)