Komisi II DPRD KSB Kantongi Komitmen Bulog, Gudang 3.500 Ton dan Bantuan Header Segera Direalisasikan

Warta Sumbawa, Sumbawa Barat – Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) membawa kabar positif dari kunjungan kerja ke Perum Bulog. Dalam pertemuan yang diterima langsung oleh Direktur Utama Bulog, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, Komisi II memperoleh kepastian dukungan pembangunan gudang berkapasitas 3.500 ton di Lamusung serta bantuan header untuk mendukung sektor pertanian di Kabupaten Sumbawa Barat.

Sekretaris Komisi II DPRD KSB, Iwan Irawan Marhalim, mengatakan hasil pertemuan tersebut menjadi angin segar bagi penguatan infrastruktur pangan di daerah.

“Dari pertemuan itu, Komisi II mendapatkan kepastian terkait bantuan header dan pembangunan gudang Bulog berkapasitas 3.500 ton yang akan dibangun di Lamusung,” ujar Iwan kepada Warta Sumbawa.

Menurutnya, dukungan Bulog tidak berhenti pada dua program tersebut. Untuk tahun 2027, Bulog juga menyatakan kesiapan membantu pembangunan gudang tambahan di wilayah selatan Kabupaten Sumbawa Barat. Namun, pemerintah daerah diminta segera mengajukan surat resmi sebagai syarat tindak lanjut program tersebut.

“Selain bantuan header dan gudang, Bulog juga memberikan dukungan pada tahun 2027 berupa pembangunan gudang untuk wilayah selatan Sumbawa Barat dan meminta agar surat usulannya segera disampaikan,” jelasnya.

Dalam audiensi tersebut, Komisi II DPRD KSB juga menyampaikan potensi besar yang dimiliki daerah menyusul mulai beroperasinya smelter PT Amman Mineral. Smelter tersebut menghasilkan asam sulfat yang merupakan salah satu bahan baku utama dalam industri pupuk.

Melihat potensi tersebut, Komisi II berharap Bulog dapat menjembatani komunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk mendorong pembangunan pabrik pupuk di Kabupaten Sumbawa Barat.

“Kami berharap Bulog dapat membantu mengkomunikasikan rencana pembangunan pabrik pupuk di Sumbawa Barat. Respons yang diberikan sangat positif karena apabila pabrik itu dapat dibangun, maka tidak hanya memenuhi kebutuhan pupuk di daerah, tetapi juga berpotensi menyuplai kebutuhan pupuk untuk Bali hingga kawasan Indonesia Timur,” ungkap Iwan.

Sementara itu, kunjungan kerja tersebut juga menjadi momentum silaturahmi dengan Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani yang dikenal memiliki kedekatan dengan Nusa Tenggara Barat. Sebelum memimpin Bulog, Ahmad Rizal pernah menjabat sebagai Danrem di NTB selama empat tahun dan berperan dalam penanganan rehabilitasi pascagempa serta mendukung suksesnya pembangunan Sirkuit Mandalika.

Komisi II DPRD KSB berharap hasil pertemuan tersebut segera ditindaklanjuti agar berbagai program yang telah mendapat dukungan Bulog dapat direalisasikan demi memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas pertanian, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sumbawa Barat. (WS.01)