KONI KSB Optimis Raih 40 Medali di Porprov NTB 2026, Pelatda Atlet Terus Dimatangkan

Warta Sumbawa, Sumbawa Barat – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus mematangkan persiapan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui pemusatan latihan daerah (Pelatda) yang telah dimulai sejak tahun 2025.

Ketua KONI KSB, Andi Laweng mengatakan, pelatda dilakukan untuk menggali sekaligus meningkatkan potensi atlet dari berbagai cabang olahraga (cabor) yang akan berlaga di Porprov mendatang.

“Pelatda dilaksanakan 1 Oktober 2025, dilanjutkan sampai dengan akhir bulan Juni. Porprov dilaksanakan 16 Juli,” ujar Andi Laweng di hadapan awak media, Rabu, (13/5/2026) selesai acara paripurna DPRD KSB.

Ia juga menjelaskan, sejauh ini persiapan yang dilakukan KONI bersama seluruh cabor berjalan cukup optimal. Bahkan, hasil tes kemampuan fisik tahap kedua yang dilaksanakan pekan lalu menunjukkan adanya peningkatan performa atlet dibanding sebelumnya.

“Kami sudah tes kemampuan fisik atlet tahap kedua pada Minggu kemarin. Alhamdulillah dari hasil tes fisik atlet ada peningkatan,” katanya.

Menurutnya, peningkatan kemampuan atlet menjadi modal penting bagi KSB untuk bersaing di Porprov NTB 2026. Apalagi, jumlah atlet dan cabang olahraga yang akan dikirim mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Andi Laweng menyebutkan, terdapat 41 cabang olahraga yang akan mengikuti Porprov. Dari jumlah tersebut, beberapa di antaranya merupakan cabor unggulan yang ditargetkan mampu menyumbangkan medali emas bagi KSB.

Ia juga menaruh harapan besar kepada cabang olahraga tuan rumah agar mampu tampil maksimal dan mendulang prestasi terbaik di hadapan publik sendiri.

“Kami menargetkan masuk lima besar pada Porprov NTB 2026. Untuk mencapai itu, KSB minimal harus meraih sekitar 40 medali emas. Dari hasil pemetaan atlet dan evaluasi KONI, kami optimis target itu bisa dicapai,” jelasnya.

Di sisi lain, Andi Laweng mengungkapkan bahwa kebutuhan anggaran persiapan Porprov masih menjadi tantangan tersendiri. Menurutnya, pembiayaan meliputi klaster pelatda, pelaksanaan Porprov, hingga kesiapan sebagai tuan rumah membutuhkan anggaran sekitar Rp 12 miliar.

“Sampai saat ini Pemda baru memberikan sekitar Rp2 miliar, sehingga masih dibutuhkan sekitar Rp 10 miliar lagi untuk mendukung seluruh persiapan,” ungkapnya.

Meski demikian, Andi laweng tetap optimistis seluruh persiapan dapat berjalan maksimal dengan dukungan pemerintah daerah, cabang olahraga, dan semangat sportivitas para atlet.

“Kami berharap seluruh atlet tetap menjaga semangat latihan, disiplin, dan sportivitas agar mampu mengharumkan nama KSB di Porprov NTB 2026,” pungkasnya. (WS.01)