Bupati KSB Panen Perdana Padi Organik di Benete, Produksi Capai 7,24 Ton per Hektare

Warta Sumbawa, Sumbawa Barat – Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si melakukan panen perdana padi organik di Desa Benete, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), dengan produktivitas mencapai rata-rata 7,24 ton per hektare.

Bupati menyampaikan, panen tersebut berasal dari varietas mentik susu yang dibudidayakan di lahan seluas 1,5 hektare oleh 11 petani binaan Presidium Pertanian Organik Kecamatan Maluk. Para petani yang terdiri dari 4 orang dari Maluk dan 7 orang dari Benete, dengan pendampingan Yayasan Aliksa serta dukungan PT Amman Mineral Nusa Tenggara melalui program sosial perusahaan.

Kegiatan panen perdana ini turut dihadiri sejumlah pihak, antara lain kepala dinas terkait, perwakilan Bank Indonesia wilayah NTB, unsur TNI-Polri, camat, kepala desa se-Kecamatan Maluk, penyuluh pertanian, serta kelompok tani setempat. Dalam sambutannya, Bupati menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan pertanian organik di wilayah tersebut. Menurutnya, program ini tidak hanya memberikan hasil nyata bagi petani, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran dari proses budidaya hingga panen.

“Melalui proses ini, petani bisa melihat langsung dampak nyata dari metode pertanian organik yang diterapkan,” ujarnya, Kamis, (30/6/2026).

Bupati juga meminta Dinas Pertanian untuk menjadikan lokasi tersebut sebagai pusat pembelajaran atau “laboratorium lapangan” bagi pengembangan pertanian organik. Ia mendorong pembentukan demonstration farm (dem farm) agar petani lain dapat belajar secara langsung.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan dengan pihak perusahaan dan lembaga pendamping, serta keterlibatan aktif penyuluh pertanian di tingkat kecamatan guna memperkuat kapasitas petani.

Pengembangan pertanian organik ini diharapkan menjadi salah satu strategi meningkatkan produktivitas sekaligus mendorong pertanian berkelanjutan di Kabupaten Sumbawa Barat. (WS.01)