
Warta Sumbawa, Sumbawa Barat – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus memperkuat upaya pencegahan kebakaran melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Kali ini, Tim Rescue Damkarmat menyambangi SPPG Sapugara Bree dan Kelurahan Menala untuk memberikan pemahaman mengenai bahaya kebakaran serta langkah-langkah penyelamatan.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 08 Agustus 2026 tersebut menjadi bagian dari langkah preventif. Damkarmat KSB untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran maupun kondisi darurat lainnya.
Kepala Damkarmat KSB, Drs. H. Abdul Razak, mengatakan pihaknya berkomitmen memberikan sosialisasi dan edukasi secara langsung, khususnya kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memiliki aktivitas operasional dengan potensi risiko kebakaran.
“Alhamdulillah, kami sudah memberikan sosialisasi dan edukasi kepada empat SPPG. Kami turun memberikan sosialisasi berdasarkan permintaan dan surat resmi yang disampaikan SPPG kepada dinas,” jelas Abdul Razak.
Menurutnya, edukasi tersebut penting dilakukan sebagai langkah awal untuk mencegah terjadinya kebakaran sekaligus meningkatkan kemampuan masyarakat dalam melakukan tindakan penyelamatan ketika menghadapi keadaan darurat.
Tidak hanya menyasar SPPG, Damkarmat KSB juga akan memperluas program edukasi ke lingkungan sekolah. Mulai pekan depan, tim rescue dijadwalkan turun ke sejumlah sekolah tingkat SMA dan SMK di wilayah KSB.
Program tersebut dikemas melalui “Si Petaka”, yang merupakan singkatan dari Siswa Peduli Tanggap Kebakaran.

Abdul Razak menjelaskan, melalui program Si Petaka, para siswa akan diberikan pemahaman mengenai pencegahan kebakaran, cara mengenali potensi bahaya, hingga langkah yang harus dilakukan ketika terjadi kebakaran maupun situasi yang membutuhkan penyelamatan.
“Mulai Senin depan, tim rescue akan turun ke sekolah-sekolah SMA dan SMK untuk memberikan sosialisasi dan edukasi tentang bahaya kebakaran dan penyelamatan melalui Program Si Petaka atau Siswa Peduli Tanggap Kebakaran,” ujarnya.
Damkarmat KSB berharap kegiatan edukasi tersebut dapat membangun kesadaran masyarakat sejak dini sehingga pencegahan kebakaran tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi menjadi kepedulian bersama.
Dengan semakin luasnya jangkauan sosialisasi, Damkarmat KSB menargetkan masyarakat, termasuk kalangan pelajar, memiliki pengetahuan dasar untuk mencegah kebakaran dan mampu mengambil tindakan yang tepat sebelum petugas tiba di lokasi kejadian. (WS.01)





