Warta Sumbawa, Sumbawa Barat – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banjar II, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) telah melakukan pembukaan dan peresmian sebagai tanda dimulainya makan bergizi gratis (MBG) untuk anak-anak. Di bawah naungan Yayasan Moyo Cendekia Madani, SPPG ini dikemas layaknya dengan suasana rapi dan tertata, guna menjamin kualitas makanan bagi anak-anak dan kelompok sasaran lainnya.
Mitra SPPG mewakili ketua Yayasan Moyo Cendekia Madani Karya Bangun, S. Pd.i., MM. Inov mengatakan bahwa, SPPG Banjar II dilengkapi dengan fasilitas dan infrastruktur modern berstandar nasional, termasuk sistem dapur dan peralatan pengolahan makanan yang mendukung inovasi chef. Ia mengungkapkan terima kasih atas kehadiran seluruh pihak yang berkepentingan dalam mensukseskan grand opening SPPG Banjar II ini.
“SPPG Banjar II ini dilengkapi fasilitas dan infrastruktur chef yang dapat berinovasi menciptakan makanan yang enak dan bergizi untuk anak-anak,” jelasnya.
Saat ini, SPPG Banjar II melayani 5 sekolah mulai dari jenjang TK, SD, SMP hingga SMK. Total sasaran mencapai 2.500 penerima manfaat yang terdiri dari peserta didik, guru, serta kelompok B3 (balita, ibu menyusui, dan ibu hamil).
SPPG Banjar II didukung oleh 48 relawan dan tiga staf, sehingga total sumber daya manusia di sini berjumlah 51 orang, terdiri dari Kepala SPPG, ahli gizi, serta tenaga administrasi dan akuntansi.
Sekretaris Kordinator Wilayah SPPI Risaldi, S. kom mengucapkan terima kasih atas dorong, kerjasama berbagai pihak dalam mendukung SPPG Banjar II, mudah-mudahan ini merupakan awal dan langkah yang baik bagi kita semua.
Ia berharap dengan kerjasama yang baik ini nanti bisa mewujudkan cita-citanya dari Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan anak-anak sebagai generasi emas 2045 mendatang.
Perwakilan Satgas MBG KSB Drs. Ibrahim mengucapkan terima kasih dan selamat atas peresmian SPPG Banjar II. Ia berharap nantinya semua relawan dan pengelolaan SPPG Banjar II bisa saling bekerja sama dan mendukung.
Dia meminta agar semua relawan mengikuti SOP, jadwal kerja, mengatur hubungan yang baik saling menghormati. Bila terjadi insiden, dia meminta agar SPPG bisa menyelesaikan persoalan dan lakukan kordinasi dengan sekolah untuk menjaga makanan tetap awet. “Bila terjadi masalah selesai dulu di internal, jangan umbar kesalahan,” pintanya.
Hadir dalam acara itu, Wakil ketua DPRD KSB Badaruddin Duri, Kapolres, Dandim 1628/SB, Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat, ketua Yayasan Moyo Cendekia Madani, Kepala SPPG, relawan dan kepala sekolah penerima manfaat. (WS.01)





