DED Jalan Maluk–Sekongkang Rampung, Ketua Komisi III DPRD KSB Dorong Pembangunan Fisik Mulai 2026

Warta Sumbawa, Sumbawa Barat – Kabar baik bagi masyarakat wilayah pesisir selatan Kabupaten Sumbawa Barat. Detail Engineering Design (DED) pembangunan jalan Maluk–Sekongkang telah rampung disusun melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun 2025. DPRD KSB kini mendorong agar proyek fisik jalan tersebut dapat masuk dalam pembiayaan Pemerintah Provinsi NTB untuk direalisasikan pada 2026 atau paling lambat awal 2027.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa Barat, H. Basuki AR, mengatakan selesainya DED menjadi langkah penting karena dokumen tersebut merupakan acuan teknis utama dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur di lapangan.

“DED Jalan Maluk–Sekongkang sudah selesai dalam APBD Perubahan 2025. Insya Allah kita perjuangkan di APBD Provinsi agar pembangunan fisiknya bisa dikerjakan pada tahun 2026 atau awal 2027,” ujar H. Basuki anggota DPRD KSB dari dapil III (Jereweh, Maluk dan Sekongkang).

Menurutnya, DED merupakan dokumen perencanaan yang memuat desain teknis secara rinci dan menjadi pedoman bagi kontraktor dalam melaksanakan pekerjaan konstruksi. Dengan rampungnya dokumen tersebut, proses pembangunan fisik kini tinggal menunggu dukungan anggaran.

Selain proyek jalan Maluk–Sekongkang, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat juga akan mulai membuka jalur wisata baru yang menghubungkan Balas, Kemuning, dan Lawar pada tahun ini. Kehadiran jalur tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas kawasan wisata sekaligus menjadi alternatif akses menuju Kecamatan Sekongkang.

“Dengan dibukanya jalan wisata Balas–Kemuning–Lawar, nantinya akan tersedia dua jalur penghubung Maluk–Sekongkang yang dapat mendukung mobilitas masyarakat dan pengembangan sektor pariwisata,” jelasnya.

Sementara itu, untuk ruas jalan Maluk–Jereweh, khususnya di kawasan Polamata, H. Basuki memastikan penyelesaiannya ditargetkan paling lambat pada September 2026. Proyek tersebut menjadi salah satu prioritas infrastruktur yang terus dikawal agar dapat selesai sesuai jadwal.

Ia juga mengingatkan kontraktor pelaksana agar menjalankan pekerjaan secara profesional, serius, dan tepat waktu demi menjamin kualitas hasil pembangunan serta manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

“Kami berharap kontraktor dapat melaksanakan proyek ini dengan sungguh-sungguh dan sesuai target waktu yang telah ditetapkan,” tegasnya.

Pembangunan sejumlah ruas jalan strategis tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, serta membuka akses yang lebih luas bagi pengembangan sektor pariwisata dan investasi di Kabupaten Sumbawa Barat. (WS.01)